
Mahabharata, by : WallSuroto JW
sumber : Galeri KPCI
Deskripsi :
Mahabharata adalah sebuah karya sastra kuno yang berasal dari India. Secara tradisional, penulis Mahabharata adalah Begawan Byasa atau Vyasa. Buku ini terdiri dari delapan belas kitab, maka dinamakan Astadasaparwa (asta = 8, dasa = 10, parwa = kitab). Namun, ada pula yang meyakini bahwa kisah ini sesungguhnya merupakan kumpulan dari banyak cerita yang semula terpencar-pencar, yang dikumpulkan semenjak abad ke-4 sebelum Masehi.
Secara singkat, Mahabharata menceritakan kisah konflik para Pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus Korawa, mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina. Puncaknya adalah perang Bharatayuddha di medan Kurusetra dan pertempuran berlangsung selama delapan belas hari.
Mahabharata

K.H. Hasyim Asy’ari, by : Fikri Aslam
sumber : Galeri KPCI
Deskripsi:
Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie atau biasa disebut K.H. Hasyim Asy’ari lahir di Kabupaten Demak, 10 April 1875 - meninggal di Jombang, Jawa Timur, pada umur 72 tahun, 25 Juli 1947, 4 Jumadil Awwal 1292 H - 6 Ramadhan 1366 H, dimakamkan di Tebu Ireng, Jombang.
Beliau adalah salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang merupakan pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam yang terbesar di Indonesia. Di kalangan Nahdliyin dan ulama pesantren ia dijuluki dengan sebutan Hadratus Syeikh yang berarti maha guru. (wikipedia)
K.H. Hasyim Asy’ari

Tokoh Rarung atau Ni Rarung menjadi tidak asing lagi dalam mitologi cerita Calonarang. Bahkan pada setiap pementasan calonarang, tokoh Rarung menjadi salah satu tokoh pentingnya di dalamnya. Penokohan Ni Rarung pada cerita Calonarang diwujudkan dalam bentuk menyerupai wujud rangda dengan kesaktian yang melebih murid-murid Walunateng Girah lainya. Secara khusus Ni Rarung diwujudkan dalam bentuk rangda berwarna hitam atau merah. Setiap kali Walunateng Girah melakukan asuci laksana di Setra Gandamayu Ni Rarung selalu diberikan tugas untuk memimpin seluruh murid-murid Waluneng Girah seperti Weksirsa, Mahisawandana, Lendya, Lenda, Lendi, Lendya, Guyang dan Gandi melakukan ritual Ngereh.
Suatu ketika Ni Rarung diutus oleh Walunateng Girah untuk menebar segala macam penyakit di Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Airlangga. Dalam perjalanan ia bertemu dengan seorang abdi kerajaan Kediri bernama Patih Madri. Saat melihat Ni Rarung tiba-tiba muncullah benih-benih cinta Patih Madri sehingga ia ingin sekali memperistrinya. Namun karena Ni rarung yang sebenarnya telah mengetahui siapa yang telah melamarnya ia kemudian mengajukan persyaratan yang cukup berat untuk dilakukan oleh Patih Madri. Syaratnya yakni Ni Rarung akan menerima pinangannya jika Patih Madri bersedia mempersembahkan kepala Raja Airlangga. Mendengar penghinaan itu kemudian Patih Madri sadar bahwa yang dicintainya ternyata adalah Rarung yang tiada lain adalah murid dari Walunateng Girah.
Dari sanalah muncul peperangan antara Patih Madri melawan Ni Rarung yang sangat sengit terjadi. Namun kemudian dapat dimenangkan oleh Ni Rarung dengan mampu melumpuhkan kekuatan Patih Madri. Pada ahirnya Ni Rarung mampu ditaklukan oleh Banaspati Raja atau Sato Raja (Raja Binatang) berwujud barong sebagai perwujudan dari Patih Taskara Maguna yang tiada lain adalah masih bersaudara dengan Patih Madri. (suluhbali.co)
Rarung

Iwan Fals, by : Arif Mukti
sumber : Galeri KPCI
Deskripsi:
Iwan Fals yang bernama lahir Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961; umur 55 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran Balada, Pop, Rock, dan Country yang menjadi salah satu legenda di Indonesia.
Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 70'an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.
Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.
Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan OI. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui di setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara.
Iwan Fals

Kumbokarno, by : Hendra Sakti Putra
sumber : Galeri KPCI
Deskripsi:
Dalam wiracarita Ramayana, Kumbakarna (Sanskerta: कुम्भकर्ण; Kumbhakarṇa) adalah saudara kandung Rahwana, raja raksasa dari Alengka. Kumbakarna merupakan seorang raksasa yang sangat tinggi dan berwajah mengerikan, tetapi bersifat perwira dan sering menyadarkan perbuatan kakaknya yang salah. Ia memiliki suatu kelemahan, yaitu tidur selama enam bulan, dan selama ia menjalani masa tidur, ia tidak mampu mengerahkan seluruh kekuatannya.
Kumbokarno

Muse, by : Edo Tensei
sumber : Galeri KPCI
Deskripsi:
Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994 dengan anggota terdiri dari Matthew Bellamy (vokal, gitar, piano, keytar), Christopher Wolstenholme (bass, backing vokal, keyboard, gitar), dan Dominic Howard (drum, perkusi). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.
Muse telah merilis tujuh album rekaman, dimulai dengan Showbiz (1999), Origin of Symmetry (2001), Absolution (2003), Black Holes & Revelations (2006), The Resistance (2009), The 2nd Law (2012), dan Drones (2015). Muse juga merilis empat album live Hullabaloo Soundtrack (2002), Absolution Tour (2005) HAARP (2008), dan Live at Rome Olympic Stadium (2013).
Muse
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


